Detail Berita

Temanggung, 29 Maret 2026 — Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah kamar kost yang berada di wilayah Tengahan 02/06, Desa Nguwet, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung pada Minggu malam (29/03). Kejadian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 19.30 WIB oleh seorang pengemudi ojek online yang melintas di lokasi dan melihat kobaran api dari dalam kamar kost milik warga bernama Suryanti.

Mengetahui adanya kebakaran, pengemudi tersebut segera berinisiatif mendobrak pintu kamar dan bersama warga sekitar melakukan upaya pemadaman awal. Laporan kejadian kemudian diterima oleh Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung pada pukul 19.58 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 1 Pos Pringsurat Bidang Pemadaman Kebakaran segera diberangkatkan pukul 20.00 WIB dengan dukungan satu unit armada fire truck Ayaxx dan empat personel. Setibanya di lokasi, api diketahui telah berhasil dipadamkan oleh warga.

Petugas Damkar kemudian langsung melakukan langkah penanganan lanjutan berupa size up serta pendinginan (cooling) pada area yang terdampak guna memastikan tidak ada potensi api muncul kembali. Proses penanganan berlangsung dengan aman dan lancar.

Berdasarkan hasil pendataan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, satu ruangan kamar kost berukuran 3x3 meter mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian sekitar Rp5.000.000.

Meski demikian, keberhasilan penanganan cepat oleh warga dan Damkar berhasil menyelamatkan aset bangunan rumah dan kost dengan nilai kurang lebih Rp500.000.000.

Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.

Masyarakat juga diingatkan untuk segera menghubungi layanan Pemadam Kebakaran apabila terjadi keadaan darurat. Damkar Kabupaten Temanggung siap melayani masyarakat selama 24 jam melalui layanan cepat di nomor WhatsApp/Telepon 0821 388 111 76.

 

Dengan kesiapsiagaan dan respon cepat, diharapkan potensi kerugian akibat kebakaran dapat diminimalisir serta keselamatan masyarakat tetap terjaga.